Perbedaan ART dan PRT — Panduan Lengkap Istilah & Tugas
ART (asisten rumah tangga) dan PRT (pembantu rumah tangga) adalah dua istilah yang sering dipakai bergantian di Indonesia. Secara hukum, UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga menggunakan istilah "Pekerja Rumah Tangga". Dalam praktik rekrutmen, keduanya merujuk pada peran domestik yang sama — yang membedakan adalah jobdesk spesifik yang disepakati.
Ringkasan Cepat
ART (asisten rumah tangga) dan PRT (pembantu rumah tangga) adalah dua istilah yang sering dipakai bergantian di Indonesia. Secara hukum, UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga menggunakan istilah "Pekerja Rumah Tangga". Dalam praktik rekrutmen, keduanya merujuk pada peran domestik yang sama — yang membedakan adalah jobdesk spesifik yang disepakati.
Poin Penting
- ART = asisten rumah tangga. PRT = pembantu rumah tangga. Keduanya merujuk peran domestik yang sama.
- Istilah resmi pemerintah dalam UU adalah "Pekerja Rumah Tangga" (bukan ART maupun PRT).
- Dalam praktik rekrutmen dan pencarian online, "ART" lebih banyak dicari daripada "PRT".
- Perbedaan paling penting bukan istilah, tetapi batas jobdesk yang disepakati secara tertulis.
- ART terdengar lebih formal dan sering digunakan agency/penyalur, PRT lebih umum di percakapan sehari-hari.
- Beberapa keluarga membedakan: ART untuk tugas umum rumah, PRT khusus bersih-bersih saja — tapi ini bukan standar baku.
- Tips: gunakan istilah yang sama di iklan lowongan, kontrak, dan komunikasi agar tidak multitafsir.
Checklist Praktis
- Tentukan istilah yang akan dipakai secara konsisten di semua dokumen.
- Tulis jobdesk spesifik: domestik saja, atau termasuk pengasuhan anak/lansia.
- Buat daftar tugas harian, mingguan, dan bulanan.
- Jelaskan apakah termasuk memasak, belanja, atau antar-jemput anak.
- Bahas sistem kerja: inap, pulang-pergi, atau part-time.
- Sepakati gaji berdasarkan cakupan tugas, bukan berdasarkan istilah.
- Evaluasi dan revisi jobdesk setelah masa percobaan 2 minggu.